Jumat, 04 November 2016

Pengertian, Sejarah, dan Contoh Teknologi dari Sistem Cerdas

Menurut KBBI, sistem adalah perangkat unsur yang secara teratur saling berkaitan sehingga membentuk suatu totalitas. Sedangkan cerdas adalah sempurna perkembangan akal budinya (untuk berpikir, mengerti, dan sebagainya); tajam pikiran. Namun bila keduanya digabungkan, membentuk suatu istilah yang pada dunia teknologi merupakan wilayah dari bidang ilmu komputer dan rekayasa berurusan dengan cerdas adaptasi perilaku, dan pembelajaran di mesin dan robot.

Sistem cerdas dapat diartikan sebuah kecerdasan yang dibuat manusia pada suatu alat atau mesin. Sistem cerdas bukanlah sistem kompleks tetapi sistem cerdas melakukan semua aktivitas yang meniru dinamika logika manusia. Sebuah mesin yang sudah menggunakan sistem cerdas maka diharapkan telah mampu mengambil keputusan secara mandiri. Sistem cerdas adalah mesin yang tertanam dalam komputer memiliki kapasitas tertentu untuk mengumpulkan dan menganalisis data dan berkomunikasi dengan sistem lain.  sistem cerdas adalah kecerdasan yang diciptakan dan ditanamkan ke dalam suatu mesin (hardware) yang diharapkan dapat melakukan pekerjaan seperti yang dapat dilakukan manusia. Jadi membuat suatu sistem yang dapat berpikir, bertindak, menalar, memiliki perasaan layaknya manusia pada umumnya.
Sistem cerdas biasa disebut juga kecerdasan buatan atau intelegensi buatan (artificial intelligent, AI). Kecerdasan Buatan adalah ilmu rekayasa yang membuat suatu mesin mempunyai intelegensi tertentu khususnya program komputer yang “cerdas” (John Mc Cathy, 1956)
Sistem Cerdas sendiri memiliki 3 komponen dasar, diantaranya
·         Artificial Neural Network   
Merupakan asitektur dari sel syaraf otak manusia serta simulasi bagaimana sel dyaraf otak bekerja. Artificial Neural Network atau dapat diartikan “Jaringan Syaraf Tiruan” merupakan studi tentang meniru cara kerja sel syaraf otak dimana dapat mengendalikan tindakan, tingkah laku sesuai dengan keadaan lingkungan, menghasilkan suatu respon seperti gerakan tubuh dan mimic wajah.
·         Artificial Intelligence 
Merupakan  simulasi, sesuatu yang dimodelkan, mengkonsepkan bagaimana manusia itu berlogika. Artificial Intelligence (AI) atau dapat diartikan “kecerdasan buatan” merupakan studi tentang membuat teknologi dimana dapat melakukan hal-hal yang dapat dilakukan oleh manusia dan dapat membantu pekerjaan manusia. Dari berbagai sudut pandang, dari sudut pandang kecerdasan, Artificial Intelligence mampu membuat mesin menjadi cerdas karena dapat melakukan sesuatu seperti yang dilakukan manusia. Sehingga ketika ingin membuat sistem Artificial Intelligence (AI) perlu memikirkan bagaimana kita akan membuat sebuah mesin dengan simulasi dan model layaknya manusia dalam melakukan aktivitas.
·         Logika Fuzzy
Logika fuzzy disebut logika yang samar (ambigu/ketidakjelasan) atau suatu konsep perasa. Logika yang samar artinya logika yang memiliki sebuah nilai yang tidak hanya bernilai benar atau salah, tetapi dapat bernilai diantara benar dan salah sebagai contoh “sedang”, “cukup” dan sebagainya.. Logika fuzzy digunakan agar mesin diharapkan dapat mempunyai unsur-unsur perasaan seperti manusia sehingga mesin tersebut dapat mempunyai keinginan, serta mengambil keputusan dengan perasaan layaknya manusia.
Ketika kita membuat suatu analisa dari data-data. Terus digunakan untuk sebuah kesimpulan  maka munculah sebuah konsep namanya informasi. Proses untuk mengumpulkan data yang ada kemudian dapat ditampilkan menjadi sebuh informasi. Kemudaian ketika informasi-informasi itu mulai di rapikan, dilihat dan bisa dipakai untuk dilakuakan prediksi maka kita sedang membuat sebuah otak-otak yang disebut dengan pengetahuan. Ketika kita membicarakan tentang sistem cerdas maka kita sedang berbicara tentang pengetahuan. Pengetahuan merupakan informasi terorganisir dan teranalisa agar bisa lebih mudah dimengerti dan bisa diterapkan pada pemecahan masalah dan pengambilaan keputusan. Mesin yang ingin kita cerdaskan, dengan menggunakan sistem cerdas diharapkan dapat bertindak seperti manusia. Maka harus diberi bekal pengetahuan serta mempunyai kemampuan untuk menalar. Sehingga selain  dapat melakukan hal seperti manusia mesin dapat melakukan suatau keputusan sesuai dengan pembelajaran, pengetahuan yang diberikan. Terdapat 2 bagian utama yang dibutuhkan dalam sistem cerdas, diantaranya
1) Basis Pengetahuan (Knowledge Base) yang terdiri dari fakta-fakta, teori, pemikiran & hubungan antara satu dengan lainnya.
2)   Motor Inferensi (Inference Engine) yang merupakan kemampuan menarik kesimpulan berdasarkan pengalaman.
Kemudian “bagaimana jika mesin yang kita beri pembelajaran mengambil sebuah keputusan yang tidak sesuai atau salah?”. Hal tersebut wajar terjadi, layaknya manusia yang masih dalam proses belajar pasti pernah melakukan suatu kesalahan. Begitu juga mesin yang harus terus kita ajari lagi dan lagi dalam meningkatkan kecerdasannya agar bisa menjadi lebih baik dan menyelesaikan problem dengan tepat. 
Sejarah Sistem Cerdas
Di awal abad 20, seorang penemu Spanyol yang bernama Torres Y Quevedo, membuat sebuah mesin yang dapat mengskakmat raja laannya dengan sebuah raja dan ratu.
Perkembangan secara sistematis kemudian dimulai ditemukannya komputer digital.
·         Tahun 1950-an: Alan Turing seorang matematikawan dari Inggris. Pertama kali mengusulkan adanya tes untuk melihat bisa tidaknya sebuah mesin dikatakan cerdas (dikenal dengan Turing Test) seolah-olah mesin mampu merespon terhadap serangkaian pertanyaan yang diajukan.
·         Tahun 1956: Istilah kecerdasan buatan dimunculkan pertama kali pada John Mc Cathy dari Massachusets Institute of Technology (MIT) menciptakan bahasa pemrograman LISP. Loghic Theorist diperkenalkan pada Dartmouth Conference, program ini dapat membuktikan teorema-teorema matematika.
·         Tahun 1958: Mesin Neural Network pertama oleh Marvin Minsky.
·         Tahun 1960: Sad Sam, diprogram oleh Robert K. Lindsay, program ini dapat mengetahui kalimat-kalimat sederhana yang ditulis dalam bahasa Inggris dan mampu memberikan jawaban dari fakta-fakta yang didengar dalam sebuah percakapan.
·         Tahun 1965: Muncul logika samar yang merupakan pelaksanaan konsep samar di atas sistem komputer. Logika samar mengukur ketidaktepatan dengan cara yang tepat, seperti yang diperlukan mesin.
·         Tahun 1967: ELIZA, diprogram oleh Joseph Weizenbaum, yang mampu melakukan terapi terhadap pasien dengan memberikan beberapa pertanyaan.
·         Tahun 1968: Program Microworld dengan penciptaan proyek SHRDLU merupakan Expert System yang pertama.
·         Tahun 1972: Bahasa Prolog dimunculkan.
·         Tahun 1975: John Holland mengatakan bahwa setiap problem berbentuk adaptasi (alami maupun buatan) secara umum dapat diformulasikan dalam terminologi genetika (Algoritma Genetika).
·         Tahun 1991: Sistem catur AI mengalahkan manusia (Pecatur master). Robotik, peranti mekanika yang diprogram untuk melakukan berbagai tugas.
Beberapa Contoh Teknologi Ssitem Cerdas
1.      Advantech Intelligent Transportation System: digunakan untuk mengelola lalu lintas yang mengintegrasikan semua lini manajemen lalu lintas, seperti penjualan tiket kereta api, palang pintu kereta api otomatis, hingga pengawasan pelanggaran lalu lintas.
2.      Distributed and Revolutionary Efficient Air Traffic Management System (DREAM): digunakan untuk mengatur lalu lintas transportasi udara pada penerbangan komersial menggunakan teknologi GPS.
3.      Automatic Link: digunakan untuk membantu monitoring keadaan mobil dan sekitar, seperti kerusakan mobil, pemilihan rute, penentuan kapan beli bahan bakar, dan memberikan notifikasi jika memasuki area yang tidak dicover oleh polisi (lokasi rawan).
4.      Google Self-Driving Car Project: merupakan sistem yang menggunakan teknologi untuk mengendalikan mobil sesuai tujuan dari penggunanya dengan proses berkendara yang aman dan nyaman dengan memungkinkan mobil berjalan sendiri (autonom).

sumber :






Tidak ada komentar:

Posting Komentar