Menurut KBBI, sistem
adalah perangkat unsur yang secara teratur saling berkaitan sehingga
membentuk suatu totalitas. Sedangkan cerdas adalah sempurna perkembangan
akal budinya (untuk berpikir, mengerti, dan sebagainya); tajam pikiran. Namun
bila keduanya digabungkan, membentuk suatu istilah yang pada dunia teknologi
merupakan wilayah dari bidang ilmu komputer dan rekayasa berurusan dengan
cerdas adaptasi perilaku, dan pembelajaran di mesin dan robot.
Sistem cerdas dapat diartikan sebuah
kecerdasan yang dibuat manusia pada suatu alat atau mesin. Sistem cerdas
bukanlah sistem kompleks tetapi sistem cerdas melakukan semua aktivitas yang
meniru dinamika logika manusia. Sebuah mesin yang sudah menggunakan sistem
cerdas maka diharapkan telah mampu mengambil keputusan secara mandiri. Sistem
cerdas adalah mesin yang tertanam dalam komputer memiliki kapasitas tertentu
untuk mengumpulkan dan menganalisis data dan berkomunikasi dengan sistem lain. sistem cerdas adalah kecerdasan yang
diciptakan dan ditanamkan ke dalam suatu mesin (hardware) yang diharapkan dapat
melakukan pekerjaan seperti yang dapat dilakukan manusia. Jadi membuat suatu
sistem yang dapat berpikir, bertindak, menalar, memiliki perasaan layaknya
manusia pada umumnya.
Sistem cerdas biasa disebut juga
kecerdasan buatan atau intelegensi buatan (artificial intelligent,
AI). Kecerdasan Buatan adalah ilmu rekayasa yang membuat suatu mesin
mempunyai intelegensi tertentu khususnya program komputer yang “cerdas” (John
Mc Cathy, 1956)
Sistem
Cerdas sendiri memiliki 3 komponen dasar, diantaranya
·
Artificial
Neural Network
Merupakan
asitektur dari sel syaraf otak manusia serta simulasi bagaimana sel dyaraf otak
bekerja. Artificial Neural Network atau dapat diartikan “Jaringan Syaraf
Tiruan” merupakan studi tentang meniru cara kerja sel syaraf otak dimana dapat
mengendalikan tindakan, tingkah laku sesuai dengan keadaan lingkungan,
menghasilkan suatu respon seperti gerakan tubuh dan mimic wajah.
·
Artificial
Intelligence
Merupakan
simulasi, sesuatu yang dimodelkan, mengkonsepkan bagaimana manusia itu
berlogika. Artificial Intelligence (AI) atau dapat diartikan “kecerdasan
buatan” merupakan studi tentang membuat teknologi dimana dapat melakukan
hal-hal yang dapat dilakukan oleh manusia dan dapat membantu pekerjaan manusia.
Dari berbagai sudut pandang, dari sudut pandang kecerdasan, Artificial
Intelligence mampu membuat mesin menjadi cerdas karena dapat melakukan sesuatu
seperti yang dilakukan manusia. Sehingga ketika ingin membuat sistem Artificial
Intelligence (AI) perlu memikirkan bagaimana kita akan membuat sebuah mesin
dengan simulasi dan model layaknya manusia dalam melakukan aktivitas.
·
Logika
Fuzzy
Logika
fuzzy disebut logika yang samar (ambigu/ketidakjelasan) atau suatu konsep
perasa. Logika yang samar artinya logika yang memiliki sebuah nilai yang tidak
hanya bernilai benar atau salah, tetapi dapat bernilai diantara benar dan salah
sebagai contoh “sedang”, “cukup” dan sebagainya.. Logika fuzzy digunakan agar
mesin diharapkan dapat mempunyai unsur-unsur perasaan seperti manusia sehingga
mesin tersebut dapat mempunyai keinginan, serta mengambil keputusan dengan
perasaan layaknya manusia.
Ketika
kita membuat suatu analisa dari data-data. Terus digunakan untuk sebuah
kesimpulan maka munculah sebuah konsep namanya informasi. Proses untuk
mengumpulkan data yang ada kemudian dapat ditampilkan menjadi sebuh informasi.
Kemudaian ketika informasi-informasi itu mulai di rapikan, dilihat dan bisa
dipakai untuk dilakuakan prediksi maka kita sedang membuat sebuah otak-otak
yang disebut dengan pengetahuan. Ketika kita membicarakan tentang sistem cerdas
maka kita sedang berbicara tentang pengetahuan. Pengetahuan merupakan informasi
terorganisir dan teranalisa agar bisa lebih mudah dimengerti dan bisa
diterapkan pada pemecahan masalah dan pengambilaan keputusan. Mesin yang ingin
kita cerdaskan, dengan menggunakan sistem cerdas diharapkan dapat bertindak
seperti manusia. Maka harus diberi bekal pengetahuan serta mempunyai kemampuan
untuk menalar. Sehingga selain dapat melakukan hal seperti manusia mesin
dapat melakukan suatau keputusan sesuai dengan pembelajaran, pengetahuan yang
diberikan. Terdapat 2 bagian utama yang dibutuhkan dalam sistem cerdas,
diantaranya
1) Basis Pengetahuan (Knowledge
Base) yang terdiri dari fakta-fakta, teori, pemikiran & hubungan antara
satu dengan lainnya.
2) Motor Inferensi (Inference
Engine) yang merupakan kemampuan menarik kesimpulan berdasarkan pengalaman.
Kemudian
“bagaimana jika mesin yang kita beri pembelajaran mengambil sebuah keputusan
yang tidak sesuai atau salah?”. Hal tersebut wajar terjadi, layaknya manusia
yang masih dalam proses belajar pasti pernah melakukan suatu kesalahan. Begitu
juga mesin yang harus terus kita ajari lagi dan lagi dalam meningkatkan
kecerdasannya agar bisa menjadi lebih baik dan menyelesaikan problem dengan
tepat.
Sejarah
Sistem Cerdas
Di awal abad 20, seorang penemu
Spanyol yang bernama Torres Y Quevedo, membuat sebuah mesin yang dapat
mengskakmat raja laannya dengan sebuah raja dan ratu.
Perkembangan secara sistematis kemudian dimulai ditemukannya
komputer digital.
·
Tahun 1950-an:
Alan Turing seorang matematikawan dari Inggris. Pertama kali mengusulkan adanya
tes untuk melihat bisa tidaknya sebuah mesin dikatakan cerdas (dikenal dengan
Turing Test) seolah-olah mesin mampu merespon terhadap serangkaian pertanyaan
yang diajukan.
·
Tahun 1956:
Istilah kecerdasan buatan dimunculkan pertama kali pada John Mc Cathy dari
Massachusets Institute of Technology (MIT) menciptakan bahasa pemrograman LISP.
Loghic Theorist diperkenalkan pada Dartmouth Conference, program ini dapat
membuktikan teorema-teorema matematika.
·
Tahun 1958: Mesin
Neural Network pertama oleh Marvin Minsky.
·
Tahun 1960:
Sad Sam, diprogram oleh Robert K. Lindsay, program ini dapat mengetahui
kalimat-kalimat sederhana yang ditulis dalam bahasa Inggris dan mampu
memberikan jawaban dari fakta-fakta yang didengar dalam sebuah percakapan.
·
Tahun 1965:
Muncul logika samar yang merupakan pelaksanaan konsep samar di atas sistem
komputer. Logika samar mengukur ketidaktepatan dengan cara yang tepat, seperti
yang diperlukan mesin.
·
Tahun 1967:
ELIZA, diprogram oleh Joseph Weizenbaum, yang mampu melakukan terapi terhadap
pasien dengan memberikan beberapa pertanyaan.
·
Tahun 1968:
Program Microworld dengan penciptaan proyek SHRDLU merupakan Expert System yang
pertama.
·
Tahun 1972:
Bahasa Prolog dimunculkan.
·
Tahun 1975:
John Holland mengatakan bahwa setiap problem berbentuk adaptasi (alami maupun
buatan) secara umum dapat diformulasikan dalam terminologi genetika (Algoritma
Genetika).
·
Tahun 1991:
Sistem catur AI mengalahkan manusia (Pecatur master). Robotik, peranti mekanika
yang diprogram untuk melakukan berbagai tugas.
Beberapa
Contoh Teknologi Ssitem Cerdas
1. Advantech Intelligent Transportation
System:
digunakan untuk mengelola lalu lintas yang mengintegrasikan semua lini
manajemen lalu lintas, seperti penjualan tiket kereta api, palang pintu kereta
api otomatis, hingga pengawasan pelanggaran lalu lintas.
2. Distributed and Revolutionary
Efficient Air Traffic Management System (DREAM): digunakan untuk mengatur lalu
lintas transportasi udara pada penerbangan komersial menggunakan teknologi GPS.
3. Automatic Link: digunakan untuk membantu
monitoring keadaan mobil dan sekitar, seperti kerusakan mobil, pemilihan rute,
penentuan kapan beli bahan bakar, dan memberikan notifikasi jika memasuki area
yang tidak dicover oleh polisi (lokasi rawan).
4. Google Self-Driving Car Project: merupakan sistem yang menggunakan
teknologi untuk mengendalikan mobil sesuai tujuan dari penggunanya dengan
proses berkendara yang aman dan nyaman dengan memungkinkan mobil berjalan
sendiri (autonom).
sumber :
