Pengalaman Pertama Ku....
Hai sobat... kali ini saya {sebut saja TS}, akan menceritakan pengalaman yang belum pernah ts alami, yang jarang terjadi, dan tidak berulang kembali... penasaraaannn???? sama saya juga... hehehe...
Yupsss, ts kali ini akan menceritakan perjalanan ts ke tanah kelahiran ts daerah pemalang, tepatnya comal..
Yuk langsung saja...
Seminggu sebelum ts mengadakan kegiatan "MUDIK", ts terlebih dahulu mengorek-ngorek informasi armada apa sih yang recomended buat perjalanan kali ini.... Grup Bismania di Facebook, Twitter dan lain lain sudah saya mintai pertanyaan, "Apasih yang recomended untuk bis yang bertujuan ke Pekalongan... ??". Disitu mulai banyak yang merespon. Ada yang bilang Dewi Sri, Dedy Jaya, Sinar Jaya, Laju Prima, Kramat Djati bahkan sampai ada yang ngusul naik PO. Haryanto... Disini ts agak bingung, dilihat dari armada dan pelayanannya, Dewi Sri merupakan armada yang dari dulu ts sering naiki, banyak kekurangan dari Po tersebut { tak usah dijelasin yaa }, Dedy Jaya merupakan armada yang belum pernah ts coba, Laju Prima sebagai pertimbangan, Sinar Jaya juga sebagai pertimbangan, Kramat Djati merupakan armada yang ingin ts jajal, nahh untuk PO. Haryanto, sebenernya ts ingin coba, namun untuk turun di pekalongan memakai tarif Semarang, nahh sama aja toh lebih mahal... Memang armada PO. Haryanto sudah pernah ts jajal dan recomended sekali yang bernomer bis HR 106 dengan julukannya La Samba saat ts ke jogja... Namun kali iini ts memilih bus Sinar Jaya sebagai teman perjalanan menuju tanah kelahiran...
Langsung saja hari H
Hari itu tanggal 28 November 2014, bertempatan hari Jumat...
Pukul 05:30 Alarm berbunyi menandakan bahwa ts harus mandi dan bergegas berangkat ngampus, kampus ts berada di bilangan depok, jawa barat { bukan UI yaaa...}. setelah semua siap, sekitar pukul 06:30 pagi ts berangkat menuju kampus dengan membawa "belalang tempur" ts dengan bermesin Honda 110 cc, berbalut body Blade berwarnakan hitam merah....
Di saat pelajaran mata kuliah, ts sama sekali tidak memperhatiakan dosennya, ts malah ber memikirkan jam berapa untuk pesen tiket { jangan ditiru yaa... hehe}...
Pukul 11:00 waktu depok, ts berpikiran bahwa sekarang lah waktu nya untuk membeli secarik kertas yang bernama Tiket. Untuk agen sinar jaya yang terdekat dari rumah, ohh iyaa ts lupa, rumah ts berada di bilangan Limo, Cinere selatannya kota jakarta, adalah di Lebak Bulus.. nah dari Kampus langsung saja ts meluncur menuju Lebak Bulus, melewati FO UI, Lenteng Agung, Jagakarsa, Cilandak, Fatmawati dan sampailah di Agen bus Sinar Jaya di Lebak Bulus... segera lah ts menuju bilik penjual tiket...
TS : Mas, mau pesen dong nanti sore ke pekalongan... ada tidak?
Agen : ada mas....
TS : ya sudah saya pesen 3 yaa, paling depan....
Agen : siap mas.. nanti sore kumpul jam 6 yaa mas..
tak berapa lama agen memberikan tiga buah tiket kepada saya...
Agen : semua nya jadi 240 ribu mas...{ maklum satu tiket berharga 80rb }
langsung saja ts mengeluarkan dua lembar seratusan, dan satu lembar lima puluh ribu.. dengan kembaliannya sepuluh ribu... dalam hati ts " lumayan buat makan ke warteg hehe...
Dilihat dari tiketnya, tertulis bis bernomer 73 RA... hmm jadi penasaran dengan bis yang akan mengantarkan ts, berbody apa, dan bermesin apa...
setelah membeli tiket, ts menuju kerumah untuk mempersiapkan perbekalan, charger, powerbank tidak lupa untuk dipersiapkan... ohh iya kali ini ts mudik tidak sendirian, ts bersama my mom, dan juga adik ts yang juga sehobby dengan ts... yaitu penikmat kendaraan beroda 6 hehehe...
sore harinya... sekitar pukul 05:30 ts dan juga adik diantar ke Agen Sinar Jaya dengan menggunakan minibus bermesin Isuzu, berbalut bodu Panther... sesampainya di agen, ts menanyakan ke petugas tiket, apakah sudah ada bidnya,, namun kata agennya, bisnya terjebak macet di tol JORR dari pool nya di cibitung... huftt bakalan lama nihh...
06:00 bis belum juga tiba, sampai waktu solat maghrib tiba, sebagian penumpang yang masih menunggu bis menyempatkan solat di bilik ibadah agen Sinar Jaya...
pukul 07:00 bis belum kunjung tiba, perut ts pun berdemo, memberi tahu bahwa perut dalam keadaan kosong. akhirnya untuk mengisi perut yang kosong, ts membeli semangkuk bakso... hhmmm lumayan buat ngisi...
cuaca saat itu sedikit gerimis, sampai pukul 07:45 barulah bis bernomer 73 RA terparkir di halaman agen dengan berbalut body Legacy SR1 buatan karoseri laksana bermesin Hino, mungkin RK8 Yaa...... seketika itu juga ts langsung membawa tas bawaan ke dalam bis, ts kali ini mendapatkan kursi bernomer 1, 2, dan 3. ts memutuskan duduk di kursi 3, adik dan ibu ts duduk di kursi 1 dan 2... kali ini bis dalam kondisi full seat, artinya penuh... namun ada yang aneh dalam perjalanan kali ini, dari tadi ts perhatikan, tak ada batang hidung kernet bus... yups betul saja, perjalanan kali ini tanpa adanya kernet, hanya sopir bus yang belerja sendiri. namun saking penuhnya ada penumpang yang duduk di kursi kernet.
pukul 08:15 bis mulai meninggalkan agen, berjalan perlahan karena melewati ramainya jalanan ibukota sebelum masuk ke jalan bebas hambatan... bus dipacu rata rata 30 km/jam sampai masuk tol.. sesudah supir membayar pintu masuk tol, supir dihadapkan lagi dengan kepadatan jalan bebas hambatan... yupss kemacetan panjang didepan mata {maklum lahh jam pulang kerja}. disini bis dipacu tidak lebih dari 25-30km/jam dengan mengovertake beberapa mobil pribadi dan juga truk besar... disini ts yang duduk dibelakang supir tengah memperhatikan kondisi supir yang sepertinya sedikit mengantuk... dlam hati ts, ada pemikiran untuk menemani sang supir membelah keramaian pantura, sepertinya orang di kursi kernet sepertinya tertidur... memasuki tol taman mini, ts memberanikan diri untuk duduk di tangga samping supir, namun ada respon yang kurang dari supir, untuk menyuruh saya duduk di tempat kembali, tapi ts tetep kekeuh untuk menemanni supir.. akhirnya pak supir mengalah, pak supir menyuruh ts untuk bertukar posisi dengan orang yang duduk di kursi kernet...
Dan ts langsung membangunkan orang tsb untuk bertukar posisi... akhirnya ts bisa merasakan duduk di kursi kernet, ini adalah pengalaman yang langka dan pertama kali bagi ts...
Bus mulai memasuki tol jakarta-cikampek, tepatnya daerah bekasi, disini cuaca gerimis ditambah dinginnya ac, bbrrrrrrr lumayan juga dinginnya... di tol ini tak ada lawan berarti kecuali beberapa mobil pribadi yang hendak liburan atau mudik yang main eyel-eyelan.. dengan kecepatan rata rata 80km/jam bis mulai memasuki daerah kawasan industri, disini Sinjay 73RA bertemu dengan kawan seperjuangan, yupss bertemu dengan Bis Sinar Jaya juga dengan balutan sama seperti bis yg ts naiki ini... sampai mereka memutuskan untuk berpisah, bis yang ts naiki keluar lewat pintu tol dawuan, dan bis satunya melewati gt cikampek. dengan cuaca yang sedikit gerimis dan ac yang mendukung, akhirnya ts tertidur di kursi kernet ini... hehehe maklum salah satu anggota BoboMania...
Ts terbangun ketika bis berusaha membuntuti bus duo Dewi Sri yang menutup dua lajur sekaligus di daerah patrol... namun setelah salah satu ds mengalah, 73RA dengan mudah meng OT kedua bus tersebut... kembali lagi ts menguap, dan memutuskan untuk melanjutkan tidur kembali...
Tiba tiba ada tangan seseorang yang mencoba membangunkan ts, yapss itu adalah tangan adik ts yang duduk dibelakang ts mengisyaratkan bus sudah mulai memasuki rumah makan Taman Selera di bilangan Indramayu... TS membantu membuka pintu supaya penumpang lain bisa keluar, namun sebelumnya telah menurunkan beberapa penumpang yang turun untuk transit.
Di rumah makan ts memutuskan untuk membeli mie instan untuk mengisi perut, setelah habis ts menyempatkan untuk menjepret interior dan bagian luar dari bis yang ts naiki, 73RA..
Dan ini bagian luarnya....
istirahat cukup, supir memanggil penumpang untuk segera memasuki bus karena akan diberangkatkan kembali...
setelah semua masuk, bis dipacu perlahan untuk keluar dari rumah makan yang sebelumnya telah di cek di kantor agen rumah makan...
keluar dari rumah makan, bus di gas lebih dalam, sekitar 80-90 km/jam... dengan suasana perut terisi, ditambah kondisi ac, ts pun kembali tertidur di kursi kernet yang relatif kecil dan keras...
Tiba tiba ts terbangun ketika ada colekan tangan dari adik ts, seketika itu ts kaget melihat armada PO.Haryanto dengan nomer bis 109 melintang menutupi jalur bis ts. dilihat dari arahnya, hr109 sedang membuka jalur dan hendak masuk kembali ke jalurnya semula... usul punya usul, telah terjadi kecelakaan minibus yang terguling di jalur seberang yang menuju jakarta, itu sebabnya hr109 membuka jalur, karena macet yang cukup panjang... gak cuma hr109 yang buka jalur ada bis soloensis laiinya yang mengikuti, serta merta team muriaan yang ikut buka jalur seperti Bejeu, Haryanto 0500R, Haryanto Evonext GT, Nusantara, Rosalia Indah, Maju Lancar... dalam hati ts, mungkin kalau semua bis itu tidak langsung menuju jalur yang semestinya, pasti akan berurusan dengan polisi, karena sudah banyak polisi yang meramaikan tempat kejadian perkara tersebut...
jalan hanya memisakan satu jalur, dan sopir memutuskan untuk berjalan perlahan... tiba tiba dari rombongan bis yang buka jalur terlihat HR 67 dengan sopirnya yang sedang melambaikan tangan, sepertinya hendak menanyakan apa yang terjadi di depannya... yupss betul saja, supir hr67 bertanya, dan supir bis ts berhenti sejenak untuk memberi informasi kalau di depan ada laka, dan menyuruh kembali ke jalur yang semustinya, karena didepan banyak polisi....
setelah melewati semua bis tersebut, jalan didepan kami loss, jadi supir menginjak dalam dalam pedal gas.. sekitar 100-120 km/jam bis dipacu... namun dengan dinginnya suasana membuat ts kembali tertidur lelap... dan terbangun di depan terminal tegal, karena ada penumpang yang turun, ts pun membantu penumpang tersebut untuk membukakan pintu...
kemudian perjalanan bis dilanjutkan, ditengah perjalanan, supir bercerita kepada ts bahwa hari itu sang kernet sedang libur, jadi dia terpaksa membawa bis sendiri... beliau juga cerita kepada ts bahwa komunitas bismania itu hal yang positif, orang orang hebat yang ada didalamnya, hanya saja ada oknum yang membuat ketidaknyamanan di dalam bis saat bis itu berhenti, seperti masuk seenaknya, memainkan dim seenaknya, dan juga berfoto di dalam tanpa menghhiraukan penumpang lain... dan beliau juga berterima kasih kepada ts karena sudah menbantu beliau dalam perjalanan kali ini, walaupun ts sering tidur hehehe.... sesampainya di terminal pemalang jam menunjukan pukul 05:00 pagi, dan disini ada beberapa penumpang yang turun. Bis pun melanjutkan perjalanan akhir ke terminal Pekalongan, namun saat setelah melewati jembatan comal, ts pun turun.... sebelum turun ts berterima ksaih kepada supir yang sudah mengantarkan ts ke tanah kelahiran... Dan bis pun melanjutkan perjalanan menuju tujuan terakhir...
selesai...
Terima kasih buat :
- Allah SWT.
- agen bus sinar jaya Lebak Bulus
- supir sinar jaya 73RA yang tak tahu namanya karena lupa kenalan...
- Po Sinar Jaya
*Monggo yang mau kasih saran, kritik, dan komentar yang membangun caper ini, silahkan corat-coret....


Tidak ada komentar:
Posting Komentar